UNIVERSITAS PELITA BANGSA
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
PRODI BISNIS DIGITAL
NAMA : Putri Risqi Mega Lestari
NIM : 152210021
KELAS : BD.22.C.01
MATKUL : Perilaku Organisasi
DOSEN PENGAMPU : Erna Apriani, SM.MM
PERSEPSI DAN PENGAMBILANKEPUTUSAN
Ø Persepsi
Apa itu Persepsi ?
Adalah suatu
proses yang ditempuh individu-individu
untuk mengorganisasikan dan menafsirkan
kesan indera
mereka agar memberi makna kepada lingkungan.
Kisah Enam Orang Buta Melihat Gajah
Penentu-Penentu Kepribadian
Faktor- faktor yang mempengaruhi Persepsi
Permainan Persepsi
Permainan Persepsi
Menjaga Pohon agar tidak roboh? Atau Berpegangan pada Pohon?
Kenapa Persepsi itu Penting?
• Keputusan-keputusan dan kualitas
penetapan akhir individual dalam suatu organisasi. Sebagian besar dipengaruhi
oleh persepsi.
• Perilaku Individu didasarkan pada
persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri.
• Individu menilai orang lain menurut
persepsi pribadi Mereka.
Proses Terjadinya Persepsi
Persepsi Seseorang : Membuat Penilaian Tentang
Individu
Teori
Atribusi/Attribution/Hubungan :
Ketika
Individu – Individu mengamati perilaku orang lain, mereka menentukan apakah
perilaku tersebut disebabkan oleh:
• Faktor
Internal : Perilaku yang berada di bawah kendali orang itu.
• Faktor
Eksternal : Perilaku yang disebabkan oleh faktor-faktor dari luar.
Kesalahan/Bias Teori Hubungan di Organisasi
• Kesalahan
Hubungan Fundamental (Fundamental Attribution Error)
Kecenderungan untuk merendahkan faktor-faktor pengaruh
eksternal,
dan meninggikan faktor-faktor pengaruh internal
ketika
membuat penilaian tentang perilaku orang lain.
• Bias
Pemikiran Diri Sendiri (Self-Serving Bias)
Kecenderungan bagi individu untuk menghubungkan
keberhasilan
mereka dengan faktor internal, sementara
menyalahkan
faktor eksternal jika terjadi kegagalan.
Aplikasi Persepsi dalam Perilaku Organisasi
Berbagai
Aplikasi dalam Organisasi :
• Wawancara
Pekerjaan: Hanya beberapa orang yang langsung diberi pekerjaan tanpa melalui
interview. Tetapi seringkali proses interview membuat persepsi terhadap penilaian
menjadi tidak akurat karena yang dilihat hanyalah kesan awal.
• Harapan
Kinerja: Ada banyak bukti menunjukkan bahwa individu akan berusaha untuk
mengesahkan persepsi mereka tentang kenyataan, bahkan ketika persepsi-persepsi
tersebut salah.
• Pembentukan
Profil: Pembentukan stereotip dimana satu kelompok individu dipilih biasanya
berdasarkan ras atau etnis untuk penyelidikan intensif, inspeksi ketat atau
investigasi.
• Evaluasi
Kinerja: Penilaian kinerja sangat bergantung pada proses penginterpretasian.
Masa depan seorang karyawan berhubungan erat dengan penilaian – promosi,
kenaikan gaji dan kelanjutan pekerjaan merupakan beberapa hasil yang paling
nyata.
Ø Pengambilan Keputusan
Pengambilan Keputusan Individu
Hubungan Antara Persepsi dan Pengambilan Keputusan Individu
• Keputusan
adalah pilihan-pilihan yang dibuat dari dua alternatif atau lebih.
• Masalah
adalah ketidaksesuaian antara perkara saat ini dan keadaan yang diinginkan.
• Pembuatan
keputusan muncul sebagai reaksi atas sebuah masalah.
• Setiap
keputusan membutuhkan interpretasi dan evaluasi informasi. Persepsi setiap
pengambil keputusan tentu akan berbeda.
•
Interpretasi ini bersifat individual sehingga keputusan yang dihasilkan juga akan
berbeda satu dengan yang lain.
Meningkatkan Kreativitas dalam pembuatan keputusan
•
Kreativitas : Kemampuan untuk menghasilkan ide-ide yang baru dan bermanfaat.
•
Kreativitas memungkinkan pembuat keputusan untuk menilai memahami masalah
dengan lebih mendalam.
•
Penelitian menunjukan bahwa sebagian besar individu memiliki potensi menjadi
kreatif.
- Berada
pada suasana hati yang baik.
- berkumpul
dengan individu kreatif.
- Model kreativitas komponen.
Refrence :
Materi
Pertemuan 4 Perilaku Organisasi















0 Comment for "Persepsi Dan Pengambilan Keputusan"