Kekuasaan Dan Politik

 


UNIVERSITAS PELITA BANGSA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

PRODI BISNIS DIGITAL

NAMA : Putri Risqi Mega Lestari

NIM : 152210021

KELAS : BD.22.C.01

MATKUL : Perilaku Organisasi

DOSEN PENGAMPU : Abdul Latif, SE.MM

 

KEKUASAAN DAN POLITIK

Definisi dari Kekuasaan (Power)

Kekuasaan (Power)

Sebuah kemampuan untuk     mempengaruhi tingkah

laku (kebiasaan) sejalan dengan keinginannya

“A capacity that A has to influence the behavior of B so that B

acts in accordance with A’s wishes”.

Ketergantungan (Dependency)

Kondisi B berhubungan dengan A ketika A berposisi sesuai keinginan B

“B’s relationship to A when A possesses something that B

requires”.

Definisi power:

        kemampuan untuk menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu dalam cara yang sesuai dengan apa yang diinginkannya atau kemampuan untuk mempengaruhi.

        pengaruh merupakan aplikasi dari kekuasaan (power in action).

 

Perbedaan antara Kepemimpinan dan Kekuasaan

        Kepemimpinan (Leadership).

        Fokus kepada tujuan organisasi (Focuses on goal achievement).

        Fokus Sesuai keinginan pengikut (Requires goal compatibility with followers).

        Focuses influence downward (Fokus pengaruh ke bawah).

        Research Focus.

        Stile kepempimpinan dan hubungannnya dengan pengikut (Leadership styles and relationships with followers).

        Power (kekuasaan).

        Digunakan sesuai dengan tujuan pimpinan (Used as a means for achieving goals).

        Bergantung kepada permintaan pengikut (Requires follower dependency).

        Digunakan untuk melawan pengaruh dari samping dan bawah(Used to gain lateral and upward influence).

        Research Focus.

        Taktik kekuasaan digunakan untuk menambah pelaksanaan (Power tactics for gaining compliance).

 

Kekuasaan dan wewenang:

        Wewenang: kekuasaan formal yang dimiliki seseorang karena posisi yang disandangnya dalam organisasi.

        Karakteristik wewenang:

        Posisi.

        penerimaan bawahan.

        digunakan secara vertikal.

 

 

Interpersonal :

        French and Raven.

        legitimate power (kekuasaan legalitas).

        reward power (kekuasaan penghargaan).

        coercive power (kekuasaan paksaan).

        expert power (kekuasaan keahlian).

        referent power (kekuasaan referensi).

 

Bases of Power: Formal Power

Formal Power

Terjadi karena posisi individu di organisasi, diberitakan memiliki kecakapan untuk memaksa atau meberi penghargaan, dari kewibawaan formal atau kontrol informasi.

Coercive Power

Kekuasaan karena rasa takut.

Reward Power

Terjadi karena penghargaan yang didistribusikan atas dasar kebijakan atau nilai.

 

Bases of Power: Formal Power (cont’d)

        Legitimate Power

Kekuasaan yang diterima seseorang karena hasil posisinya secara hirarki formal di organisasi.

        Information Power

Kekuasaan yang datang dari kemampuan akses dan kontrol informasi .

 

Bases of Power: Personal Power

        Expert Power

Berdasar pengaruh atas ketrampilan khusus atau pengetahuan.

        Referent Power

Berdasar pengaruh dari posisi seseorang atau keterkaitan dengan sesuatu.

        Charismatic Power

Kelanjutan dari “referent power” yang merupakan kepribadian dan gaya interpersonal individu.

        Kebutuhan akan kekuasaan

        Mc Clelland nPow ; keinginan untuk mempunyai pengaruh terhadap orang lain.

        Dilakukan dengan:

        tindakan yang kuat/ strong action ( membantu/memberi nasihat, menguasai seseorang).

        melakukan sesuatu yang mempunyai dampak terhadap emosi seseorang.

        memperhatikan reputasinya.

        Perbandingan antara manusia yang mempunyai nPow tinggi.

        kompetitif dan agresif.

        tertarik untuk mempunyai sesuatu yang berhubungan dengan prestise

        menyukai situasi tindakan mengikuti beberapa kelompok.

 

Struktural dan Situasional:

        Kekuasaan ditentukan oleh struktur organisasinya:

        mengontrol mekanisme organisasi.

        membentuk pola formal komunikasi dan arus informasi, dll.

        Jadi struktur membentuk:

        kekuasaan dan wewenang formal dengan menspesifikasi individu untuk melakukan pekerjaan tertentu dan membuat keputusan.

        merangsang kekuasaan informal melalui pengaruhnya dalam informasi dan komunikasi dalam sistem organisasi.

 

Kekuasaan struktural

terbentuk karena:

        Sumber daya:

        penggunaan sumber daya, informasi dan dukungan.

        Kemampuan untuk memperoleh kerjasama untuk mengerjakan pekerjaan.

        Kekuasaan pengambilan keputusan (dapat mempengaruhi

pengambilan keputusan).

        Information power; akses terhadap informasi yang relevan.

        Kekuasaan dan pengaruh dapat mengalir upward sebab:

        lower level:

        adalah ahli (expert), lokasi, mempunyai akses dan pengawasan informasi melalui kemampuan persuasif dan manipulasi.

        Kekuasaan interdepartemental.

        Subunit dalam organisasi mendapatkan dan mempergunakan kekuasaan yang tidak sama.

        Hickson kontingensi strategis : Model ini menggambarkan bahwa setiap subunit mempunyai kekuasaan yang berbeda, dimana ini          dipengaruhi oleh:

        tingkat kemampuan untuk dapat mengatasi ketidak pastian.

        Menanggulangi ketidak pastian.

        coping with prevention.

        coping by information.

        coping by absorption.

        keterpusatan subunit yang bersangkutan

        Sub unit yang paling terpusat dalam arus pekerjaan dalam organisasi biasanya mempunyai kekuasaan.

        Ukurannya;

        sampai sejauh mana sub unit menyumbang terhadap output organisasi

        kegiatannya lebih penting daripada sub unti lainnya

        kemampuan subunit untuk mengganti

        kemampuan subunit lain untuk melaksanakan kegiatan suatu subunit tertentu.

 

Ketergantungan( Dependency ):

Kunci menuju kekuasaan ( The Key To Power)

        Postulat Umum :

        Semakin besar B tergantung kepada A, maka semakin besar juga kekuasaan A terhadap B.

        Semakin besar kendali            terhadap sumber yang organisasi butuhkan maka manajer semakin berkuasa.

        Akses untuk mencari pilihan suplai ( multiple suppliers) mengurangi sumber kekuasaan.

        Bagaimana menciptakan Ketergantungan

        Kelangkaan sumber di organisasi.

        Kepentingan sumber.

        Tidak tergantikannya Sumber.

 

Taktik Politik (Power Tactics)

Taktik Politik

Cara bagaimana individu melaksanakan kekuasaan atas dasar aksi spesifik.

Influence Tactics:

        Legitimasi.

        Pendekatan Rasional.

        Inspirasi.

        Konsultasi.

        Pertukaran.

        Pendekatan Personal.

        Tanda terima kasih.

        Paksaan Koalisi.

 

Strategi dan Taktik Politik

        Politik ada didalam organisasi.

        Biasanya politik merupakan aktivitas yang dipergunakan untuk memperoleh, mengembangkan dan mempergunakan kekuasaan dan sumber daya lain untuk mencapai hasil yang diharapkan seseorang apabila dihadapkan pada ketidakpastian atau ketidak sepakatan pilihan.

        Perilaku berorientasi politik:

        perilaku diluar sistem kekuasaan legitimasi yang ada.

        perilaku yang dirancang untuk menguntungkan seseorang/subunit.

        perilaku untuk mempertahankan dan memperoleh kekuasaan.

        hasilnya adalah displacement of power.

 

Faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan dan efektifitas dari taktik kekuasaan

        Sejalan dengan taktik

        Taktik dari yang kerja lunak ke kerja keras.

        Keterampilan digunakan untuk taktik

        Pengalaman lebih berhasil digunakan.

        Menggunakan kekuasaan relatif

        Beberapa taktik lebih baik digunakan ke bawahan.

        Type permintaan mengikat taktik

        Apakah permintaan legal?

        Bagaimana melihat permintaan

        Apakah sesuai dengan etika?

        Budaya Organisasi

        Budaya cenderung digunakan untuk taktik

        Faktor Budaya spesifik setempat

        Taktik dengan nilai lokal lebih disukai dibanding yang lain.

 

Kekuasaan dalam Kelompok : Koalisi

Koalisi :

Kelas dari individu yang secara berkala bersama untuk melakukan tindakan spesifik bersama.

        Semakin maksimal untuk berpengaruh.

        Lebih Luas dan berbagai macam dalam dukungan terhadap objeknya.

        Dapat digunakan dalam berbagai tugas dan sumber yang saling tergantung.

        Dapat digunakan dalam berbagai tugas yang standar dan rutin.

 

Penelitian Politik

        Taktik politik:

        rule evasion (penghindaran peraturan formal).

        personal political ( politik-pribadi dengan memanfaatkan persahabatan untuk kemudahan).

        educational (kependidikan-membujuk untuk berfikir sesuai dengan syarat).

        organisational (keorganisasian-mengubah pola interaksi formal dan informal).

        taktik tersebut dipergunakan oleh agen untuk mencapai

        tujuannya, dimana taktik tersebut:

        diluar kekuasaan resmi.

        menguntungkan satu pihak merugikan pihak lain.

        sengaja dikembangkan untuk memperoleh kekuasaan yang lebih besar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Refrence :

Materi Pertemuan 9 Perilaku Organisasi

0 Comment for "Kekuasaan Dan Politik"

Back To Top