UNIVERSITAS PELITA BANGSA
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
PRODI BISNIS DIGITAL
NAMA : Putri Risqi Mega Lestari
NIM : 152210021
KELAS : BD.22.C.01
MATKUL : Perilaku Organisasi
DOSEN PENGAMPU : Abdul Latif, SE.MM
DASAR-DASAR STRUKTUR ORGANISASI
Struktur Organisasi
Bagaimana pekerjaan
dibagi- bagi, dikelompokkan, dan dikoordinasi secara formal.
Elemen dalam mendesain struktur organisasi :
•
Spesialisasi kerja.
•
Departementalisasi.
•
Rantai komando Rentang kendali.
•
Sentralisasi dan Desentralisasi.
•
Formalisas.
Spesialisasi Pekerjaan
Sejauh mana
tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi
dalam beberapa pekerjaan tersendiri.
Contoh :
Dalam suatu produksi mobil, seseorang
akan memasang roda kanan depan dan orang lainnya akan memasang roda kiri depan. dengan memecah pekerjaan menjadi tugas kecil yang baku dan berulang-ulang, maka dalam waktu sepuluh detik mampu memproduksi satu mobil.
Elemen dalam Mendesain Struktur
Organisasi
Departementalisasi
Dasar yang dapat dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama.
Kategori Departementalisasi
•
Fungsi-fungsi
yang dijalankan
Contoh :
Seorang manager Manufaktur mengorganisasi sebuah pabrik dengan cara memisahkan para ahli
teknik, akuntansi, manufaktur, personalia,
dan persediaan dalam berbagai departemen.
Keuntungan cara pengelompokkan semacam ini adalah didapatnya efisiensi dari disatukannya para
spesialis yang sama.
•
Produk yang dihasilkan
Contoh :
Struktur organisasi Procter & Gamble
disusun berdasarkan lini produk. Tiap produk
utama seperti Tide, Pampers, Charmin, dan Pringles ditempatkan dibawah otoritas seorang
eksekutif yang memiliki tanggung jawab global
penuh atas produk tersebut.
Keuntungan cara pengelompokkan ini adalah meningkatkan
akuntabilitas terhadap kinerja produk, karena
semua kegiatan yang terkait dengan sebuah
produk tertentu berada dibawah kendali seorang
manajer tunggal.
•
Faktor Geografis
Contoh:
Fungsi penjualan, mungkin terbagi ke dalam
wilayah barat, selatan, barat-tengah, dan
timur. Tiap wilayah ni pada dasarnya merupakan
departemen yang diorginisasi secara geografis.
•
Proses
Setiap proses membutuhkan keterampilan yang
berbeda, metode ini dapat menjadi dasr pengategorisasian kegiatan yang homogen.
Contoh:
Dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM)
, seseorang harus melewati beberapa
tahap yang masing-masing ditangani oleh
sebuah departemen tersendiri sebelum menerima
SIM.
Elemen dalam Mendesain Struktur
Organisasi
Rantai Komando
Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang
dari puncak organisasi ke eselon paling bawah
dan menjelaskan siapa tanggung jawab kepada
siapa.
•
Wewenang (authory), merupakan
hak yang melekat dalam sebuah manajerial
untuk memberikan perintah dan untuk berharap bahwa perintah tersebut dipatuhi.
•
Kesatuan komando, merupakan gagasan
bahwa seorang bawahan harus memiliki satu
atasan saja yang kepadanya ia bertanggung jawab secara langsung.
Rentang Kendali
Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.
Rentang yang lebih lebar dapat mengurangi kefektifan. Kinerja karyawan memburuk karena para penyelia tidak lagi
memiliki waktu untuk memberikan
kepemiompinan dan dukungan yang diperlukan.
Sedangkan jika rentang yang terlalu sempit, hal ini akan mahal karena memperbanyak tingkatan manajemen, membuat
komunikasi vertikal lebih rumit, dan mendorong
supervisi yang teralu ketat sehingga menghambat
otonomi karyawan.
Formalisasi
Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi
dilakukan.
Organisasi dengan formalitas tinggi, ada deskripsi tugas yang jelas,beragam aturan organisasi,dan prosedur yang didefinisikan secara tegas.
Organisasi dengan formalitas rendah,perilaku pekerjaan relatif tidak terprogram dan karyawan memiliki banyak kebebasan untuk menjalankan diskresi mereka terkait denganpekerjaan
Contoh :
Pekerjaan yang memiliki sedikit formalisasi yaitu pedagang buku perguruan tinggi keliling yaitu perwakilan penerbit yang mendatangi para profesor untuk memberitahukan terbitan- terbitan terbaru dari perusahaan. Memiliki kebebasan dalam menjalankan pekerjaan mereka.
Pekerjaan yang memiliki formalisasi tinggi. Posisi administrasi dan redaksi diperusahaan penerbitan yang sama,yang karenanya karyawan diwajibkan sudah hadir di kantor sebelum pukul 8 pagi, atau (kalau tidak) akan dipotong gajinya setengah jam,bila sudah di kantor langsung mengikuti serangkaian prosedur yang telah ditetapkan.
Desain Organisasi
yang Umum
Desain Organisasi
Struktur Sederhana
Sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah, rentang kendali yang luas, wewenang yang terpusat pada seseorang saja, dan sedikit formalisasi.
Struktur sederhana banyak dipraktikandalamusaha-usaha kecil, dimana Manajer dan Pemilik adalah orang yang satu dan sama.
Birokrasi
Sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi
yang sangat rutin dan dicapai melalui spesialisasi,
aturan dan ketentuan yang sangat formal,
tugas-tugas yang dikelompokan ke dalam berbagai
departemen fungsional, wewenang terpusat,
rentang kendali yang sempit, dan
pengambilan keputusan yang mengikuti rantai
komando.
Kekuatan Birokrasi: Kemampuan menjalankan kegitan-kegiatan yang terstandar secara sangat efisien.
Contoh
Menyatukan beberapa kekhususan dalam departemen fungsionalmenghasilkan skala ekonomi, duplikasi yang minim pada personel dan peralatan, dan karyawan
memiliki banyak waktu untuk berbicara dengan rekan sejawat mereka.
Kelemahan Birokrasi: Berlebihan dalam mengikuti
aturan.
Contoh
Ketika ada kasus-kasus yang tidak sesuai sedikit saja dengan aturan, tidak ada ruang
untuk modifikasi.
Refrence :
Materi
Pertemuan 12 Perilaku Organisasi

0 Comment for "Dasar - Dasar Struktur Organisasi"